Tuesday, June 14, 2011

jom pakat2 support my team!

wahai blogger tegar ku sekalian.......meh pakat2 support n jd follower utk blog http://farahamlife.blogspot.com

jom jd follower kat blog nie ya!



Friday, June 10, 2011

i'm back

wah wah....banyaknya habuk kat umah aku nie....lama jua aku tgglkan umah "kasih villa cinta" aku nie yek.......windu bgt...wat to do,kebezian melanda jiwa aku tahun nie..tp aku update jua perkembangan aku kat FB kan....






Sunday, October 24, 2010

bicara....

Hawa diciptakan dari rusuk Adam, bukan dari kepala untuk dijunjung, bukan dari kaki untuk dijadikan alas, melainkan dari sisinya untuk dijadikan teman hidup, dekat dihati untuk dicintai...




Seorang Wanita Itu....

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. “Ibu, mengapa Ibu menangis?”. Ibunya menjawab, “Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak”.

“Aku tak mengerti” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti….”


Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. “Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?”

Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan”. Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.
“Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?” Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, “Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.
Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.
Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.
Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan”. Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu jika beliau masih hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga.
Itulah pesona pribadi yang lahir dari seorang Ibu/wanita yang tulus, tak pernah lekang oleh waktu, tak pernah lekang oleh usia, sekalipun usia makin lapuk, jika pesona kepribadian itu sudah melekat dalam dirinya, pesona bathiniyah itu akan terus memancar lewat seraut wajah yang tampak, lewat tindakan, ucapan, tindakan juga perbuatan seorang muslimah.









Rahsia Bunga Ros

Hati sering tertanya-tanya apakah maksud warna bunga ros yang pernah diterima. Apakah ia melambangkan rasa kasih, cinta, simpati ataupun sekadar teman biasa? Sebenarnya bunga ros mempunyai pelbagai warna yg mengandungi maksud tersirat. Takut nanti tersalah andaian diri sendiri yang malu. Di sini adalah andaian banyak pihak tentang maksud tersirat di sebalik warna bunga ros.





Bila Nak Kawin???

Bila nak kawin???

Di sini orang bertanya

Di sana orang menyoal

Tak kira teman mahu kenalan

Asyik-asyik itu je yang jadi bualan

Begitulah nasib orang bujang

Tak kira lelaki mahupun perempuan



Bila nak kawin???

Keluarga pun dah mula risau

Si teruna, emak bimbang jadi bujang terlajak atau bujang lapok

Si dara, ayah takut bergelar andalusia



Bila nak kawin???

Jiran turut sama menumpang tanya

Bila dijawab jodoh belum ada

Kata mereka, kita kenalah usaha

Mandi bunga salah satu caranya

Tak pun mandi ais boleh dicuba (he..he..ni cadangan pelik kawan saya)



Bila nak kawin???

Aduuuhh...aku disoal lagi

Kawin??? Nak kawin dengan sapa?

Calon pun takde.

Hah!!! Awak tu memilih sangat agaknya

Ewah-ewah sedap sungguh mulut berkata

(aku ambil tunang @ laki/bini kau, baru padan muka)



Bila nak kawin???

Akan ku kawin jam-jam ni juga ( haa...haa... haa)

Andai memilih suami/isteri semudah bershopping di pasar malam

Atau semudah membeli VCD cetak rompak

Atau sesenang memakan twisties..(yummyyyy y)



Bila nak kawin???

Aaahhh....sungguh aku bosan

Banyak yang lain boleh jadi persoalan

Kenapa asyik itu yang dihadapkan

Apa kita nak heran

Lambat cepatnya jodoh, Allah yang tentukan.



Bila nak kawin???

Pada yang masih bujang

Biarkanlah mereka terus bertanya

Usah ditunggu letih mulut mereka (Takkan letihnya sampai bebila..)

Kalau ada jodoh, Insya-Allah takkan ke mana.



Bila nak kawin???

Pada yang asyik menanya

Usah dirisaukan jodoh orang

Jaga masjid sendiri agar tidak goyang

Lain orang lain rezekinya

Syukurlah dengan apa yang kita ada




Maher Zain - For The Rest Of My Life with Lyrics